Mengenal Motion Capture Beserta Tipenya - Technology Multimedia


Technomedialabs - Motion Capture adalah metode untuk merekam pergerakan agar terlihat realistis dari model manusia yang dapat diimport kedalam bentuk dua dimensi atau tiga dimensi. Teknologi ini dapat menyajikan gerakan animasi yang realistis dan detil khususnya pada pemeran tertentu. Motion Capture ini memungkinkan bagi aktor atau sutradara untuk membuat gerakan yang diinginkan, yang dimana akan sangat sulit jika dibuat secara manual.

Dalam pembuatan fillm atau animasi, Motion Capture akan merekam aksi dari aktor dan menganimasikan karakter dengan menggunakan motion/gerakan yang sudah terekam tadi ke model digital karakter dua dimensi atau tiga dimensi, termasuk wajah, gerakan tangan, gerakan jari, gerakan kaki, dll. 

Tipe - Tipe Motion Capture


Ada dua tipe Motion Capture yang sering digunakan, yaitu Optical Motion Capture Systems dan Non-Optical Motion Capture Systems.

1. Optical Motion Capture Systems


Optical Motion Capture adalah motion capture yang dalam proses pengambilan gerakan menggunakan beberapa kamera khusus. Kamera - kamera tersebut dipasang di berbagai tempat untuk membaca pergerakan aktor dan mengubahnya dalam bentuk digital. Kelebihan dari tipe ini adalah baju tracking yang digunakan relatif ringan, sehingga aktor dapat dengan mudah bergerak. Sementara kekurangannya adalah biayanya yang mahal dan rentan akan gangguan cahaya.

Optical Motion Capture ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

a. Marker Motion Capture Systems

Marker Motion Capture merupakan teknologi pelacak gerakan, dimana aktor akan menggunakan pakaian yang memiliki teknologi reflektif build-in. Cara kerja dari Marker Motion Capture ini adalah aktor akan bergerak sesuai dengan penanda yang sudah ditetapkan oleh kamera lalu akan direpresentasikan dalam model tiga dimensi.


Penggunaan Marker Motion Capture


b. Markerless Motion Capture Systems

Teknologi Markerless Motion Capture merupakan teknologi yang tidak memerlukan sensor untuk menagkap suatu gerakan. Setelan ini didasarkan pada teknologi komputer dan pengenalan pola. Aktor akan diperiksa dari berbagai sudut pandang dengan menggunakan beberapa kamera. Pelacakan dengan Markerless Motion Capture dapat menggunakan kamera biasa atau kamera web. Aktor tidak perlu mengenakan pakaian khusus sehingga dapat memungkinkan melakukan gerakan yang rumit seperti jatuh, atau melompat, tanpa merusak sensor yang ada di pakaian tersebut. Metode ini tidak memerlukan peralatan khusus seperti cahaya, ruang, dsb.



Penggunaan Markerless Motion Capture


2. Non-Optical Motion Capture


Penangkapan gerak menggunakan sistem non-optik dibedakan berdasarkan tiga jenis sensor, yaitu:

a. Inersia Motion Sensors 

Sensor inersia merupakan giroskop miniature yang diletakan di tubuh aktor. Data dari sensor akan ditransfer ke komputer dan akan diproses. Sistem ini akan menentukan posisi sensor dan sudut kemiringan dari sensor tersebut. Sistem inersia hanya dapat digunakan untuk melacak gerakan dan tidak dapat digunakan untuk melacak ekspresi wajah. 


Penggunaan Inersia Motion Capture


b. Mechanical Motion Sensors

Mechanical Motion Sensors biasanya digunakan aktor untuk mengulangi suatu gerakan. Mechanical Motion Sensors ini berbentuk kabel dan ada yang berbentuk nirkabel. Salah satu penangkapan gerak mekanis yang menggunakan kabel yaitu mocap-skeleton yang menggunakan controller tambahan yang melekat pada aktor dan terhubung dengan sensor. Dalam hal ini, kabel yang terhubung pada kerangka akan sangat membatasi pergerakan aktor. 


Mechanical Motion Sensor Menggunakan Kabel



Penggunaan Motion Capture pada Film Avatar (2010)

Sementara, penangkapan gerak mekanis nirkabel memungkinkan perekaman gerakan secara langsung, yang artinya aktor dapat bergerak lebih leluasa dibanding menggunakan mocap-skeleton. Kekurangannya, gerakan tidak terlihat realistis dan posisi absolut tidak diketahui. 
Mechanical Motion Sensor nirkabel


c. Magnetic Sensors

Penangkapan gerak magnetik merupakan penangkapan gerak yang memanfaatkan sensor pada tubuh. Sensor-sensor ini dikirim ke unit kontrol elektronik yang menghubungkan ke lokasi lalu dilaporkan ke lapangan. Sensor ini akan menunjukan informasi posisi dan rotasi objek atau aktor. Kelebihan dari Magnetic Sensors ini adalah ruang kerja yang kecil, biaya yang lebih murah dibanding optic, dan rotasi diukur secara mutlak. Sementara kekurangannya adalah tidak fleksibel, terlalu banyak kabel, gerakan menjadi terbatas, dan rawan gangguan dari medan magnet.


Penggunaan Magnetic Motion Sensors

Nah, itu dia sekilas pengertian dari Motion Capture dan tipenya. Meskipun terlihat sulit dan memerlukan biaya yang mahal, faktanya banyak industri kreatif yang menggunakan teknologi motion capture dalam pembuatan suatu animasi yang realistis. Ikuti terus artikel dari kami and stay safe untuk kita semua :)

Mengenal Motion Capture Beserta Tipenya



Technomedialabs - Motion Capture adalah metode untuk merekam pergerakan agar terlihat realistis dari model manusia yang dapat diimport kedalam bentuk dua dimensi atau tiga dimensi. Teknologi ini dapat menyajikan gerakan animasi yang realistis dan detil khususnya pada pemeran tertentu. Motion Capture ini memungkinkan bagi aktor atau sutradara untuk membuat gerakan yang diinginkan, yang dimana akan sangat sulit jika dibuat secara manual.

Dalam pembuatan fillm atau animasi, Motion Capture akan merekam aksi dari aktor dan menganimasikan karakter dengan menggunakan motion/gerakan yang sudah terekam tadi ke model digital karakter dua dimensi atau tiga dimensi, termasuk wajah, gerakan tangan, gerakan jari, gerakan kaki, dll. 

Tipe - Tipe Motion Capture


Ada dua tipe Motion Capture yang sering digunakan, yaitu Optical Motion Capture Systems dan Non-Optical Motion Capture Systems.

1. Optical Motion Capture Systems


Optical Motion Capture adalah motion capture yang dalam proses pengambilan gerakan menggunakan beberapa kamera khusus. Kamera - kamera tersebut dipasang di berbagai tempat untuk membaca pergerakan aktor dan mengubahnya dalam bentuk digital. Kelebihan dari tipe ini adalah baju tracking yang digunakan relatif ringan, sehingga aktor dapat dengan mudah bergerak. Sementara kekurangannya adalah biayanya yang mahal dan rentan akan gangguan cahaya.

Optical Motion Capture ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu:

a. Marker Motion Capture Systems

Marker Motion Capture merupakan teknologi pelacak gerakan, dimana aktor akan menggunakan pakaian yang memiliki teknologi reflektif build-in. Cara kerja dari Marker Motion Capture ini adalah aktor akan bergerak sesuai dengan penanda yang sudah ditetapkan oleh kamera lalu akan direpresentasikan dalam model tiga dimensi.


Penggunaan Marker Motion Capture


b. Markerless Motion Capture Systems

Teknologi Markerless Motion Capture merupakan teknologi yang tidak memerlukan sensor untuk menagkap suatu gerakan. Setelan ini didasarkan pada teknologi komputer dan pengenalan pola. Aktor akan diperiksa dari berbagai sudut pandang dengan menggunakan beberapa kamera. Pelacakan dengan Markerless Motion Capture dapat menggunakan kamera biasa atau kamera web. Aktor tidak perlu mengenakan pakaian khusus sehingga dapat memungkinkan melakukan gerakan yang rumit seperti jatuh, atau melompat, tanpa merusak sensor yang ada di pakaian tersebut. Metode ini tidak memerlukan peralatan khusus seperti cahaya, ruang, dsb.



Penggunaan Markerless Motion Capture


2. Non-Optical Motion Capture


Penangkapan gerak menggunakan sistem non-optik dibedakan berdasarkan tiga jenis sensor, yaitu:

a. Inersia Motion Sensors 

Sensor inersia merupakan giroskop miniature yang diletakan di tubuh aktor. Data dari sensor akan ditransfer ke komputer dan akan diproses. Sistem ini akan menentukan posisi sensor dan sudut kemiringan dari sensor tersebut. Sistem inersia hanya dapat digunakan untuk melacak gerakan dan tidak dapat digunakan untuk melacak ekspresi wajah. 


Penggunaan Inersia Motion Capture


b. Mechanical Motion Sensors

Mechanical Motion Sensors biasanya digunakan aktor untuk mengulangi suatu gerakan. Mechanical Motion Sensors ini berbentuk kabel dan ada yang berbentuk nirkabel. Salah satu penangkapan gerak mekanis yang menggunakan kabel yaitu mocap-skeleton yang menggunakan controller tambahan yang melekat pada aktor dan terhubung dengan sensor. Dalam hal ini, kabel yang terhubung pada kerangka akan sangat membatasi pergerakan aktor. 


Mechanical Motion Sensor Menggunakan Kabel



Penggunaan Motion Capture pada Film Avatar (2010)

Sementara, penangkapan gerak mekanis nirkabel memungkinkan perekaman gerakan secara langsung, yang artinya aktor dapat bergerak lebih leluasa dibanding menggunakan mocap-skeleton. Kekurangannya, gerakan tidak terlihat realistis dan posisi absolut tidak diketahui. 
Mechanical Motion Sensor nirkabel


c. Magnetic Sensors

Penangkapan gerak magnetik merupakan penangkapan gerak yang memanfaatkan sensor pada tubuh. Sensor-sensor ini dikirim ke unit kontrol elektronik yang menghubungkan ke lokasi lalu dilaporkan ke lapangan. Sensor ini akan menunjukan informasi posisi dan rotasi objek atau aktor. Kelebihan dari Magnetic Sensors ini adalah ruang kerja yang kecil, biaya yang lebih murah dibanding optic, dan rotasi diukur secara mutlak. Sementara kekurangannya adalah tidak fleksibel, terlalu banyak kabel, gerakan menjadi terbatas, dan rawan gangguan dari medan magnet.


Penggunaan Magnetic Motion Sensors

Nah, itu dia sekilas pengertian dari Motion Capture dan tipenya. Meskipun terlihat sulit dan memerlukan biaya yang mahal, faktanya banyak industri kreatif yang menggunakan teknologi motion capture dalam pembuatan suatu animasi yang realistis. Ikuti terus artikel dari kami and stay safe untuk kita semua :)

Load comments