Klarifikasi Unity Terhadap Service Cloud Gaming "Unsupported" SpatialOS - Technology Multimedia

Technomedialabs - Hampir setahun berlalu sejak pertengkaran antara Unity dan Improbable berlangsung, dan sampai saat ini SpatialOS, produk dari pengembang cloud gaming Improbable, tetap berjalan dengan layanannya. Perseteruan antara Unity dan Improbable dimulai ketika Unity mencabut lisensi Improbable dan menyebabkan seluruh client Improbable panik.

Sempat tersiar kabar jika Unity meminta fee dan royalti terhadap seluruh client Improbable yang menggunakan layanannya. Unity menanggapi isu itu dengan melakukan klarifikasi publik dan memperbarui Term of Service-nya dengan melakukan penjelasan pada "komitmen untuk menjadi platform terbuka."

"Ketika Anda membuat game dengan Unity, Anda adalah pemilik kontennya dan Anda memiliki hak untuk meletakkannya di mana pun Anda inginkan. TOS kami (sebelumnya) tidak mencerminkan prinsip ini — sesuatu yang tidak sejalan dengan visi kami."

Beberapa hari setelah "drama" itu, Unity mengembalikan lisensi Improbable dan dalam ketentuan TOS yang baru, memungkinkan pengembang Unity untuk mengintegrasikan layanan pihak ketiga ke dalam proyek mereka. Hanya saja, Unity sekarang akan membedakan antara layanan pihak ketiga yang "supported" dan "unsupported".

Untuk layanan "supported" Unity akan memastikan jika layanan tersebut akan selalu berjalan dengan baik seiring dengan versi baru yang dirilis oleh Unity. Sementara untuk layanan "unsupported", seperti SpatialOS dari Improbable, risiko terhadap proses pengembangan menjadi tanggung jawab pihak pengembang sendiri.

Menurut ketentuan yang baru, Improbable akan mendapatkan lisensi Unity-nya kembali, dan SpatialOS perusahaan akan diizinkan untuk bekerja dengan Unity sebagai layanan pihak ketiga yang tidak didukung.

"Kami tidak menganggap mereka sebagai mitra, dan tidak dapat menjamin bagaimana layanan mereka bekerja dengan Unity karena kami tidak memahami tentang bagaimana teknologi mereka bekerja atau bagaimana mereka menjalankan bisnis mereka," tulis Unity. "Meskipun SpatialOS bukan layanan pihak ketiga yang didukung, namun SpatialOS dapat terus digunakan untuk pengembangan game multiplayer."

Bagi anda yang ingin mengetahui lebih detil tentang drama perseteruan antara Unity dan Improbable yang menjadi topik hangat sejagat beberapa bulan lalu, simak video berikut.


Klarifikasi Unity Terhadap Service Cloud Gaming "Unsupported" SpatialOS


Technomedialabs - Hampir setahun berlalu sejak pertengkaran antara Unity dan Improbable berlangsung, dan sampai saat ini SpatialOS, produk dari pengembang cloud gaming Improbable, tetap berjalan dengan layanannya. Perseteruan antara Unity dan Improbable dimulai ketika Unity mencabut lisensi Improbable dan menyebabkan seluruh client Improbable panik.

Sempat tersiar kabar jika Unity meminta fee dan royalti terhadap seluruh client Improbable yang menggunakan layanannya. Unity menanggapi isu itu dengan melakukan klarifikasi publik dan memperbarui Term of Service-nya dengan melakukan penjelasan pada "komitmen untuk menjadi platform terbuka."

"Ketika Anda membuat game dengan Unity, Anda adalah pemilik kontennya dan Anda memiliki hak untuk meletakkannya di mana pun Anda inginkan. TOS kami (sebelumnya) tidak mencerminkan prinsip ini — sesuatu yang tidak sejalan dengan visi kami."

Beberapa hari setelah "drama" itu, Unity mengembalikan lisensi Improbable dan dalam ketentuan TOS yang baru, memungkinkan pengembang Unity untuk mengintegrasikan layanan pihak ketiga ke dalam proyek mereka. Hanya saja, Unity sekarang akan membedakan antara layanan pihak ketiga yang "supported" dan "unsupported".

Untuk layanan "supported" Unity akan memastikan jika layanan tersebut akan selalu berjalan dengan baik seiring dengan versi baru yang dirilis oleh Unity. Sementara untuk layanan "unsupported", seperti SpatialOS dari Improbable, risiko terhadap proses pengembangan menjadi tanggung jawab pihak pengembang sendiri.

Menurut ketentuan yang baru, Improbable akan mendapatkan lisensi Unity-nya kembali, dan SpatialOS perusahaan akan diizinkan untuk bekerja dengan Unity sebagai layanan pihak ketiga yang tidak didukung.

"Kami tidak menganggap mereka sebagai mitra, dan tidak dapat menjamin bagaimana layanan mereka bekerja dengan Unity karena kami tidak memahami tentang bagaimana teknologi mereka bekerja atau bagaimana mereka menjalankan bisnis mereka," tulis Unity. "Meskipun SpatialOS bukan layanan pihak ketiga yang didukung, namun SpatialOS dapat terus digunakan untuk pengembangan game multiplayer."

Bagi anda yang ingin mengetahui lebih detil tentang drama perseteruan antara Unity dan Improbable yang menjadi topik hangat sejagat beberapa bulan lalu, simak video berikut.


Load comments